Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada turut berpartisipasi aktif dalam ajang ilmiah bergengsi INAACC Case Competition yang merupakan bagian dari The 7th Indonesian Intensive and Acute Cardiovascular Care Meeting 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Working Group on Acute Cardiovascular Care di bawah naungan Indonesian Heart Association dengan tema “Advancing Science and Practice in Acute and Intensive Cardiovascular Care”, yang berlangsung pada 9–11 April 2026 di Semarang. Partisipasi ini menjadi wujud komitmen dalam pengembangan ilmu dan praktik kardiovaskular akut di tingkat nasional.
Dalam kompetisi ini, para peserta mempresentasikan berbagai penelitian inovatif, di antaranya studi tentang peran inflamasi pada mortalitas syok kardiogenik, nilai prognostik kombinasi skor vasoaktif-inotropik dan laktat pada pasien STEMI, hingga pemanfaatan rasio hematologi sebagai prediktor kematian jantung. Selain itu, topik lain yang diangkat mencakup evaluasi alat di ruang CVCU, faktor prediktor mortalitas pada kasus STEMI dengan komplikasi VSR, serta hubungan indeks volume atrium kiri dengan luaran klinis pasien infark miokard akut. Ragam penelitian ini menunjukkan kontribusi nyata PPDS dalam memperkaya bukti ilmiah yang relevan dengan praktik klinis sehari-hari.
Prestasi membanggakan turut diraih dalam ajang ini, di mana dr. Dimas dan dr. Rio berhasil meraih Juara 1 Jeopardy INAACC, dr. Ica meraih Juara 1 kategori Original Research, serta dr. Mugi memperoleh Juara 2 kategori Moderated Poster. Tidak hanya itu, staf Departemen, dr. Hendry Purnasidha Bagaswoto, MD, juga dipercaya sebagai juri dalam kompetisi Jeopardy in Acute Cardiac Care, menegaskan pengakuan terhadap kompetensi akademik dan klinis Departemen di tingkat nasional.
- Ayu Novitasari: Cardiogenic Shock Mortality : Does Inflammation Play The Most Important Role ?
- Annisa Tria Fadilla: Combined Prognostic Value of the Vasoactive Inotropic Score and Admission Lactate for In-hospital Mortality in Patient with ST-Elevation Myocardial Infarction Undergone Primary PCI Complicated By Cardiogenic Shock: A Retrospective Cohort Study
- Ni Made Dewi Pitaloka: IHD in the CVCU: should we really throw this machine to the basket?
- Susanti Mareta Anggraeni: Exploring Factors Predicting In-Hospital Mortality in Patients with ST Elevation Myocardial Infarction-Ventricular Septal Rupture (STEMI-VSR): A Single-Center, Retrospective, Observational Study
- Stephani Novia Wijaya: Prognostic Value of the Platelet–Albumin Ratio for In-Hospital Mortality in ST-Elevation Myocardial Infarction Patients Undergoing Primary Percutaneous Coronary Intervention: A Retrospective Cohort Study
- Dedy Kurniawan: Neutrophil-to-Lymphocyte and Platelet-to-Lymphocyte Ratios as a Novel Predictor of Cardiac Death in Patients With Acute Decompensated Heart Failure In RSUP Sardjito
- Mugi Tri Sutikno: Association of Left Atrial Volume Index with Mortality in Patients with ST-Elevated Acute Myocardial Infarction

Keikutsertaan dan prestasi ini memiliki keterkaitan erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi nasional antar institusi dan profesional kesehatan. Dengan demikian, partisipasi ini tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan yang berkelanjutan.