Staf Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM bersama tim peneliti memublikasikan artikel ilmiah berjudul “The changes of inflammatory biomarkers after a 12-week home-based aerobic and resistance exercise intervention in breast cancer survivors” di BMC Research Notes (Q3), terbit 28 Maret 2026. Artikel ini melibatkan Anggoro Budi Hartopo sebagai salah satu penulis bersama tim lintas disiplin.
Penelitian ini menyoroti kaitan antara program latihan fisik berbasis rumah dan perubahan biomarker inflamasi pada penyintas kanker payudara. Secara umum, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fungsi fisik melalui latihan dapat berkaitan dengan perbaikan profil inflamasi; studi ini bertujuan menilai perubahan biomarker yang dipicu latihan dan keterkaitannya dengan luaran kesehatan.
Intervensi yang digunakan berupa program 12 minggu latihan aerobik dan resistensi berbasis rumah pada 32 pasien, dengan komponen jalan kaki berbantuan pedometer serta latihan resistensi menggunakan therapeutic band. Peneliti mengevaluasi kadar C-reactive protein (CRP), interleukin-6 (IL-6), dan interleukin-10 (IL-10), serta sejumlah luaran seperti fungsi fisik, resting heart rate, tingkat aktivitas fisik, dan kelelahan sebelum dan setelah intervensi.
Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan bermakna pada CRP pasca intervensi (p=0,043). IL-6 dan IL-10 meningkat, namun banyak nilai berada di bawah batas kuantifikasi. Studi ini juga melaporkan bahwa perubahan CRP tertentu berkaitan dengan perbaikan kelelahan, sedangkan perubahan IL-6/IL-10 berkaitan dengan peningkatan aktivitas fisik intensitas sedang; perubahan IL-10 tertentu juga berkaitan dengan penurunan resting heart rate. Temuan-temuan tersebut mendukung dugaan bahwa manfaat latihan fisik dapat berjalan seiring perubahan biomarker inflamasi.
Penelitian ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan SDGs ke-4 (Quality Education) melalui pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kedokteran