Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM menyelenggarakan Guest Lecture bertajuk “Understanding the Heterogeneity of NSTEMI: Risk, Timing & Revascularization” pada Kamis (18/6) di Ruang Konferensi Pusat Jantung Terpadu (PJT) Lantai 4, RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan ini menjadi forum ilmiah untuk memperbarui wawasan tenaga medis mengenai perkembangan terkini dalam penatalaksanaan Non-ST Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI), salah satu bentuk sindrom koroner akut yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.
Guest lecture menghadirkan Dr. dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, FESC, FAPSIC, FSCA sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau membahas kompleksitas karakteristik pasien NSTEMI, mulai dari stratifikasi risiko, penentuan waktu intervensi, hingga pemilihan strategi revaskularisasi yang disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing pasien. Pendekatan berbasis bukti (evidence-based medicine) menjadi fokus utama untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih optimal.
Kegiatan ini diikuti oleh dokter, fellow, serta staf di lingkungan Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM. Melalui diskusi interaktif bersama narasumber, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai penerapan pedoman klinis terbaru serta berbagi pengalaman dalam penanganan kasus-kasus kardiovaskular yang kompleks.
Penyelenggaraan guest lecture ini merupakan bagian dari komitmen Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM dalam menciptakan budaya akademik yang dinamis dan mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan. Forum ilmiah seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kardiovaskular yang berbasis ilmu pengetahuan dan praktik terbaik.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan penyakit kardiovaskular, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan kedokteran berkelanjutan berbasis perkembangan ilmu terkini, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat kolaborasi akademik dan pertukaran pengetahuan antarprofesional di bidang kardiologi.
